balipangus.com, BADUNG

“Panpung” panggilan akrab pria satu ini, Pengusaha muda yang berasal dari salah satu desa yang berada di badung tengah, yakni Desa Mengwitani, Badung, Bali.

Panpung merupakan owner dari “Warung Traffic Light” yang telah berdiri sejak 2017 silam, yang lokasinya dekat dengan Terminal Bus Tipe A (Terminal Mengwi) sangat strategis dan gampang dijangkau.

Warung Traffic Light (1/7/2021)

Warung traffic light merupakan warung makan dan minum dengan tampilan elegant yang juga sering digunakan para EO ( event organizer ) membuat acara.

Pemain Akustik Band (1/7/2021)

Adapun beberapa menu yang disajikan di warung ini meliputi nasi goreng, aneka olahan cumi, olahan sayur, ceker goreng dan masih banyak lainnya. Di warung traffic light juga menyediakan minuman mulai dari soft drink sampai minuman balinese mix alkohol.

“Disini sangat nyaman, rekomend untuk anak muda, mulai dari menu makanan dan minuman yang dibandrol tidak begitu mahal, 5 ribu sampai 40 ribu, saya rasa kantong anak-anak muda masih kuat”, ujar Hery, salah satu pengunjung warung traffic light.

Panpung mengatakan, “Semenjak Pandemi ini, pendapatan warung sedikit menurun, akan tetapi semangat jiwa saya tetap membara, karena hidup butuh makan”, ujarnya.

Panpung ( owner )

“anak-anak muda yang sedang menjalani bisnis, jangan gengsi, tetap semangat seperti saya”, daripada sibuk mencari lowongan kerja kemana-mana, mending buka usaha seperti saya”, imbuh pengusaha muda sukses satu ini.

Panpung juga berharap kepada pemerintah, agar tidak selalu mengadakan PPKM dan sebagainya, karena, dimasa pandemi ini, pelaku UMKM, khususnya warung makan seperti dirinya sudah sering kali rugi berhubung dengan adanya pembatasan jam yang berujung pada kerugian bahan pangan. “Ya, pengunjung pada males nongkrong di warung, karena saat asik makan malah di doprak petugas, mana enak orang makan dan santai diganggu”, imbuh panpung. (Red/bp)

Penulis : Agp

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.